Headercontent

Cari Buku

KONTEN
Buku5
Makalah169
Tanya Jawab5197
Kegiatan859
Liputan Media452
Galeri Foto2353


Anda Pengunjung Ke:
6001723
April
SunMonTueWedThuFriSat
2627282930311
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30123456
482x320_2418-thumbJum'at, 17 Pebruari 2017
Kunjungan Ketua DKPP di TPS Rutan Salemba

Jakarta, DKPP - Sekitar pukul 11.00 WIB, rombongan petugas DKPP yang dipimpin langsung oleh Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie tiba di Rutan Salemba, Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat. Ada 2 TPS khusus di Rutan Salemba yang ditinjau DKPP, yakni TPS 28 dan TPS 29, Rawasari, Senen, Jakarta Pusat.

Sebelum masuk ke rutan, petugas Rutan Salemba melakukan pengecekan terhadap semua  rombongan DKPP, termasuk media. Selain melarang telepon genggam dibawa masuk, petugas meminta rombongan  meninggalkan kartu identitas untuk ditukar dengan ID Card khusus tamu rutan. Usai menyimpan telepon genggam dalam locker yang telah disediakan, satu persatu rombongan kemudian distempel pada punggung tangan masing-masing.

Stempel itu tidak kasat mata, hanya bisa terdeteksi melalui sinar ultraviolet. Rombongan setidaknya harus melewati tiga kali pemeriksaan mulai dari metal detector sampai deteksi ultraviolet di punggung tangan tadi untuk memastikan rombongan benar-benar telah melalui prosedur yang sangat ketat untuk bisa masuk ke dalam rutan. Awalnya pihak rutan hanya membatasi rombongan DKPP berjumlah sepuluh orang saja. Namun media keberatan karena mereka pun tengah melakukan peliputan Pilkada serentak Jakarta. Akhirnya pihak rutan menerima keberatan media dan mengijinkan mereka masuk.

Sumber : www.dkpp.go.id 

 

482x320_2417-thumbJum'at, 17 Pebruari 2017
Kunjungan Ketua DKPP di TPS 15 RSCM

Jakarta, DKPP - Kunjungan rombongan DKPP berikutnya adalah TPS 15 di Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo (RSCM), Jakarta Pusat. DKPP mengecek proses pencoblosan para pasien di rumah sakit.

Pukul 09.45 WIB, rombongan yang dipimpin Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie tiba di RSCM, Jimly didampingi anggota DKPP Saut Hamonangan Sirait dan Ketua KPPS di TPS RSCM Irwanto.

Mereka berkeliling di TPS 15 sambil menyapa dan bersalaman dengan sejumlah pasien yang akan menggunakan hak pilihnya. Jimly memastikan petugas akan jemput bola menyambangi pasien yang terbaring di kamar perawatan setelah pukul 12.00 WIB.

Di TPS ini,  menurut ketua DKPP, ada kesalahan prosedur. TPS yang berada di rumah sakit harusnya menjadi TPS khusus yang hanya memberikan pelayanan khusus atau diperuntukkan  bagi pasien. Namun dalam kunjungan ini DKPP menemukan TPS di RSCM ini  difungsikan layaknya TPS umum yang juga melayani petugas rumah sakit.

“Bagi pasien yang tidak bisa turun, sesudah jam 12, para petugas KPPS dan saksi akan berkeliling ke kamar masing-masing. Hal seperti ini harus menjadi contoh bagi rumah sakit lain saat melaksanakan pencoblosan pada Pemilu”, kata Jimly. [Diah Widyawati_2] 

 

Sumber : www.dkpp.go.id 

482x320_2416-thumbJum'at, 17 Pebruari 2017
Ketua DKPP: Pemimpin Memiliki Tanggung Jawab Untuk Meredakan Ketegangan

Jakarta, DKPP - Dalam pelaksanaan Pilkada Serentak yang digelar 15 Februari 2017 Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) turut berpartisipasi dengan menggelar  kegiatan “Check on the Spot” di beberapa TPS yang tersebar di daerah DKI Jakarta.

Dalam kunjungan ke beberapa TPS di Jakarta, Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie didampingi Kepala Biro DKPP Ahmad Khumaidi, Tenaga Ahli DKPP, jajaran Kepala Bagian dan Subbagian DKPP, staf, serta rombongan  awak media massa.

TPS 21 di SDN 11 Pagi, Pondok Labu, Jakarta Selatan  adalah TPS tempat Ketua DKPP    Prof. Jimly Asshiddiqie memberikan suara.  Memakai kemeja batik merah lengan pendek, didampingi istri dan anak menantunya, Jimly memutuskan untuk berjalan kaki ke TPS yang jaraknya tidak terlalu jauh dari kediaman, Rabu (15/2/2017). Setelah menunggu antrean selama beberapa menit, Jimly dipanggil oleh petugas KPPS TPS 21 untuk menggunakan hak pilihnya. 

Usai memberikan hak suaranya, kepada sejumlah awak media Prof. Jimly menyampaikan beberapa hal. Pertama terkait potensi kerawanan. Ketua DKPP melihat bahwa potensi kerawanan tetap berada di TPS daerah paslon berasal. Menurut Jimly para calon tentunya tidak ingin kalah di daerah tempat tinggalnya. Hal inilah yang menjadi potensi kerawanan saat proses pemilihan.

“Rawan TPS Pak Anies, TPS dia kan di daerah Cilandak juga. Karena dia berharap pasti menang. Tapi kan di sana (TPS) pemilihnya beragam. Membuat pengawasan itu rawan. Itu juga menjadi pusat perhatian. Sama juga di daerah pak Ahok juga pak Agus,” jelasnya.

Kedua, selain potensi kerawanan di TPS masing-masing calon, juga potensi kendala saat proses pemilihan misalnya terkait banjir dan keamanan. Ada beberapa wilayah di Jakarta Selatan yang selalu dilanda banjir saat musim hujan. Apakah hal tersebut sudah diantisipasi oleh pihak yang berwenang.

Ketiga, bagi paslon yang belum berhasil jangan kecewa terlalu berlebihan. Menurutnya jika seorang tokoh pemimpin kecewa terlalu berlebihan maka bisa menyulut emosi pendukungnya. Jimly menegaskan bahwa pemimpin memiliki tanggung jawab untuk meredakan ketegangan.  “Sekali tokoh sudah kecewa pendukungnya juga pasti kecewa tiga kali lipat. Jadi itu tanggung jawab seorang pemimpin meredakan kekecewaan. Supaya kita belajar demokrasi dengan sehat,  supaya kita belajar demokrasi yang sehat., tuturnya,”

Terakhir, Jimly mengimbau bagi pasangan calon kepala daerah yang kalah jangan kecewa berlebihan. Jimly mengatakan, pihak yang tidak puas terkait hasil penghitungan suara boleh mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). 

Setelah penghitungan suara penetapan hasil. Bagi paslon yang tidak puas boleh mengajukan gugatan ke MK, tapi nanti setelah berakhir ya harus ikhlas, terima, tutup Jimly. [Diah Widyawati_1]

 

Sumber : www.dkpp.go.id 

482x320_2410-thumbSelasa, 14 Pebruari 2017
Ketua DKPP: Jangan Pengaruhi Hakim di Luar Sidang

Jakarta, DKPP – Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Jimly Asshiddiqie mengimbau kepada Pengadu maupun Penyelenggara Pemilu yang sedang beperkara agar jangan menghubungi anggota majelis di luar persidangan. Terlebih saat akan menjelang pembacaan Putusan guna mempengaruhi isi Putusan.

Hal tersebut disampaikan disela-sela pembacaan sidang 6 (enam) Putusan pada Senin (13/2) pukul 14.00 WIB di Ruang Sidang DKPP, Jalan MH Thamrin No. 14. Bila ingin mempengaruhi majelis hakim, Jimly meminta Pengadu maupun Teradu  memanfaatkan  secara optimal di dalam persidangan. Pengadu maupun Teradu bisa berdebat, berargumentasi atau mempertahankan argumentasi dalam persidangan.  

“Jangan coba-coba (Pengadu, red) mengontak hakim di luar sidang untuk mempengaruhi isi Putusan. Bila pengaduan itu (hasil sidang pemeriksaan, red) mestinya dikabulkan, kami tidak segan-segan akan menolak seluruh pengaduannya. Begitu juga sebaliknya (terhadap penyelenggara Pemilu, red), ” lanjut dia.  

Jimly ingin membangun tradisi yang sehat dalam kinerja pengadilan. “Agar tidak jadi omongan. Bukan apa-apa agar demokrasi ini sehat,” jelas dia.  

Tapi, tambah dia, terkait dengan  enam perkara yang sedang dibacakan ini tidak ada perubahan dalam isi Putusan. “Isi  Putusan pada hari ini sesuai dengan pleno,” pungkasnya. [teten jamaludin]

 

Daftar Penyelenggara  Pemilu yang Diputus:

Sanksi Pemberhentian Sementara

1.  Junaidi, ketua anggota KIP Kabupaten Simeulue (Diberhentikan tetap dari jabatannya selaku ketua)

 

Sanksi Peringatan Keras

1.  Andy Gunawan, ketua Panwaslu Kabupaten Musi Banyuasin.

2.   M. Sigid Nugroho, anggota Panwaslu Kabupaten Musi Banyuasin.

 

Sanksi Peringatan

1.   Marzan, anggota KIP Kabupaten Simeulue

2.   Juhardi Marlin, anggota KIP Kabupaten Simeulue

3.   Chairuddin, anggota KIP Kabupaten Simeulue

4.   Ikhramullah, anggota KIP Kabupaten Simeulue

5.   Alijudin, kasubag Hukum KIP Kabupaten Simeulue

6.   M. Asfrianto Ananta, staf Sekretariat KIP Kabupaten Simeulue

 

Rehabilitasi

1.    Ridwan, ketua KIP Kabupaten Pidie Provinsi Aceh

2.    T. Samsul Bahri, anggota KIP Kabupaten Pidie Provinsi Aceh

3.    Mohammaddiah Adam, anggota KIP Kabupaten Pidie Provinsi Aceh

4.    Heri Saputra, anggota KIP Kabupaten Pidie Provinsi Aceh

5.       Muddin, anggota KIP Kabupaten Pidie Provinsi Aceh

6.       Tjipto Wibowo, anggota KPU Kota Jayapura

7.       Oktovianus Injama, anggota KPU Kota Jayapura

8.       Elisabeth Kansai, anggota Panwaslu Kabupaten Kepulauan Yapen

9.       Achwan, ketua Panwaslu Kabupaten Pati

10.   Achmadi, anggota Panwaslu Kabupaten Pati

11.   Muhammad Rifa’i, anggota Panwaslu Kabupaten Pati

 

Sumber : www.dkpp.go.id 

482x320_2404-thumbKamis, 26 Januari 2017
Ketua DKPP Apresiasi Kinerja Polri

Jakarta, DKPP – Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Prof. Jimly Asshiddiqie mengapresiasi kinerja jajaran kepolisian, terutama dalam pengamanan menjelang pelaksanaan Pilkada. Hal itu disampaikan dalam Diskusi Panel Eksternal I Rapat Pimpinan Polri di Auditorium PTIK Jakarta, Rabu (25/1).

Menurut Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Indonesia ini, kegaduhan menjelang pelaksanaan Pilkada 2017 terutama yang terjadi di DKI Jakarta saat ini menyorot semua kalangan. Pilkada 2017 mendatang ada 101 daerah namun seolah-olah hanya DKI saja yang sarat dengan friksi-friksi, padahal di daerah lain pun mengalami hal yang sama. Hal ini menurutnya, menuntut jajaran kepolisian untuk bekerja lebih keras, dan berharap pelaksanaan Pilkada mendatang tetap aman.

“Budaya demokrasi kita nantinya akan mengalami proses unifikasi sehingga pada akhirnya kasus-kasus yang terjadi seperti di DKI Jakarta akan mengalami pendewasaan politiknya sendiri,” ujarnya.

Jimly juga menyampaikan terima kasih atas kerjasama yang selama ini sudah terjalin dengan baik antara DKPP dan Polri, khususnya dalam pelaksanaan sidang melalui video conference. Kemudahan sidang-sidang daerah yang melibatkan Tim Pemeriksa Daerah sudah disediakan Polri secara cuma-cuma.

“Sekali lagi, selamat untuk Polri atas kinerja dan kerjasama yang baik selama ini mengikuti perkembangan citranya yang sudah sangat baik,” tutupnya. [Nur Khotimah]

 

Sumber : www.dkpp.go.id 



CopyRight © jimly.com 2007 - 2008