Headercontent

Cari Buku

KONTEN
Buku5
Makalah169
Tanya Jawab5251
Kegiatan859
Liputan Media452
Galeri Foto2353


Anda Pengunjung Ke:
6415140
November
SunMonTueWedThuFriSat
2930311234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293012
Untuk mengajukan pertanyaan silahkan isi form pertanyaan disini. Namum, sebelum anda mengirimkan pertanyaan, sebaiknya terlebih dahulu melihat-lihat arsip pertanyaan yang sudah ada untuk melihat kemungkinan pertanyaan yang sama pernah diajukan oleh orang lain.


muhammad olan wardiansyah (sang.ilalang@yahoo.co.id)
(Selasa, 08 Januari 2008 / 18:46:53)
Pertanyaan :
assalamu'alaikum, saya sangat tertarik dengan pribadi bapak yang sangat mengakkan dan menjunjung tinggi supremasi hukum di Indonesia. moga terus tidak "terkontaminasi". saya ingin bertanya bagaimana cara langkah demi langkah untuk menguji undang-undang di Mahkamah Konstitusi yang menurut saya tidak relevan. saya harus mulai dari mana Pak?.Mohon Pencerahannya terima kasih
Jawaban :
Silahkan baca UU No.24 tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi. terima kasih atas perhatiannya

bahrain (baren_aza@yahoo.co.id)
(Selasa, 08 Januari 2008 / 07:36:28)
Pertanyaan :
putusan yang telah dilakukan oleh MK apakah sudah benar-benar dikaji dan diperhitungkan akan dampak ke depan Konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia? khawatir apa yang telah di putus akan menjadi bumerang yang akan merusak konstitusi yang telah di bangun oleh NKRI ini nantinya.
Jawaban :
Salah satu fungsi MK adalah menjaga konstitusi (UUD 1945) oleh karena itu tidak perlu dikhawatirkan. Putusan-putusan MK silahkan dipelajari dan diperdalam untuk mengembangkan ilmu hukum tata negara di negeri ini. Kajian-kajian yg mendalam atas putusan-putusan MK sangat berguna bagi bangsa kita ke depan, karena bagaimanapun juga dunia berkembang dan dinamika kehidupan bernegara terus bergulir.

Ginanjar Damar Pamenang,SH (damar_pamenang@yahoo.com)
(Kamis, 03 Januari 2008 / 22:58:27)
Pertanyaan :
Prof..saya ingin bertanya, apa yang melatarbelakangi dicantumkanya Komisi Yudisial dalah konstitusi RI? kemudian yang kedua mengapa wewenang Komisi Yudisial hanya terbatas memberikan rekomendasi saja baik kepada MA maupun kepada DPR dalam pencalonan hakim agung?
Jawaban :
Di banyak negara memang ada lembaga semacam Komisi Yudisial namun fungsinya tidak persis sama. Ide pembentukan Komisi Yudusial dalam rangka pengawasan eksternal hakim khususnya terhadap prilaku hakim sbg pribadi yg dituntut bekerja profesional. Dalam lingkungan kekuasaan kehakiman di bawah naungan MA memang terdapat pengawasan internal, namun pengawasan internal dinilai tidak mencukupi, karena pengawasan prilaku berkaitan dengan penegakan kode etik hakim (code of conduct), sehingga perlu lembaga tersendiri di luar MA. Di samping sbg penegak kode etika hakim, KY juga berfungsi sbg penyeleksi calon hakim agung sebelum diajukan utk dipilih oleh DPR. KY diharapkan tahu persis hakim yg mana yg pantas dicalonkan utk menjadi hakim agung guna memelihara citra lembaga peradilan secara keseluruhan dan MA pd khususnya.




  • Perkembangan dan Konsolidasi Lembaga Negara Pasca Reformasi
    Download
  • Model-Model Pengujian Konstitusional di Berbagai Negara

  • Sengketa Kewenangan Konstitusional Lembaga Negara

  • Kemerdekaan Berserikat, Pembubaran Partai Politik, dan Mahkamah Konstitusi

  • Pokok-Pokok Hukum Tata Negara Indonesia Pasca Reformasi

  • Urusan Pemerintahan Daerah
    Makalah
    Download
  • Khutbah Idul Fitri
    Khutbah Idul Fitri, 2015
    Download
  • Sistem Pertahanan Semesta
    Seminar Nasional UI dan TNI AD tentang Fungsi Teritorial TNI di Kampus UI Depok, 2015
    Download
  • Sistem Pengisian Jabatan Publik
    Keynote Speech Konperensi Nasional Hukum Tata Negara di Universitas Andalas Padang, 2015.
    Download
  • Revolusi Biru
    Ceramah di Lemhanas 2015
    Download
Selengkapnya
CopyRight © jimly.com 2007 - 2008